Powered by Blogger.

Catatan Astri

I read, teach, travel, cook, learn new things, and write it

  • Home
  • My Words
  • IT 'n Science
  • Q-World
  • Oase
  • Let's Go!
    • Life at Enschede
    • Mumbai Story
    • Travelling
  • Ke Dapur
  • None Of Them

CATEGORY >

Terbangun di pagi hari dengan mimpi yang seperti nyata, mendapatkan tawaran untuk melanjutkan studi ke Belanda. Mimpi semakin serius, karena beberapa hari kemudian, pembimbing tesis menawarkan untuk ikut dalam kerjasama penelitian dengan TU Eindhoven. Karena satu dan lain hal, rencana menempuh Ph.D harus ditunda untuk satu atau dua tahun ke depan. Pilihan ini, yang sedikit melenceng dari rencana awal untuk mengambil program S3 di Australia, membuat saya menggali banyak informasi, selain bidang disertasi, apa saja alasan menempuh studi di Belanda. 


  Holland-lebih dari sekedar kincir angin dan terompah kayu


Universitas yang diinginkan, TU Eindhoven merupakan universitas yang memiliki kerjasama penelitian dengan industri di berbagai negara. Penelitian kolaborasi dengan industri akan lebih matang, karena skala penelitian bukan hanya laboratorium atau teori, namun juga diterapkan pada dunia nyata. Hal ini dibuktikan dengan peringkat yang dikeluarkan oleh Centre for Science and Technology Studies (CWTS) Universitas Leiden, yang menunjukkan TU Eindhoven selalu menempati posisi 10 besar sejak tahun 2009 dalam hal kerjasama penelitian dengan indusri. Selain Eindhoven, Delft, Wageningen, dan Twente juga tercantum dalam daftar tersebut.

Kentalnya atmosfir penelitian dunia akademik dan rekayasa teknologi memunculkan Eindhoven Brainport Region yang merupakan area untuk institusi dan komunitas penelitian dan ilmu pengetahuan. Ada lima fokus yang dikerjakan yaitu High Tech System & Material, Food, Automotive, Livetec dan Design. Industri ilmu pengetahuan yang ada memberikan sumbangan yang tidak sedikit pada pemasukan daerah dan negara. Kesuksesan ini merupakan hasil kerjasama unik dari industri, peneliti dan pemerintah. Bisa menjadi bagian dari komunitas Brainport akan menjadi pengalaman dan pembelajaran yang luar biasa. 

Sistem pendidikan negara ini menawarkan ribuan program berbahasa Inggris. Belanda adalah negara pertama di Eropa yang menawarkan pembelajaran dengan bahasa Inggris meskipun bahasa Inggris bukan bahasa ibu yang dipakai. Biasanya kendala bahasa menjadi batu sandungan bagi pelajar dan mahasiswa dari Indonesia. 
Slogan Pendidikan, Be a Pioneer, Be Creative, Get Connected
Industri pendidikan juga merupakan investasi yang potensial bagi negara ini. Selain sisi akademis, pemerintah juga berusaha memberikan fasilitas yang membuat mahasiswa merasa nyaman dengan lingkungan di Belanda. Mulai dari makanan, biaya hidup yang lebih terjangkau dari negara Eropa lainnya, sampai dengan klaim bahwa jalanan di Belanda, adalah jalanan paling aman di dunia. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Paris-based International Transport Forum's yang mensurvey 33 negara dan menunjukkan Belanda memiliki tingkat kecelakaan paling rendah dibandingkan negara-negara lainnya. 

Bagaimana kualitas publikasi penelitiannya? Belanda menempati urutan kedua untuk jumlah penelitian per peneliti, urutan keempat untuk dampak publikasi penelitian dan 12 Universitas Belanda menduduki peringkat top-200 menurut Times Higher Education Suplement 2012.

Menengok jauh ke masa lalu, pencapaian ini adalah bukti nyata semangat bangsa Belanda untuk menjadi pioneer dalam berbagai bidang. Berbagai inovasi penemuan mereka menjadi dasar perkembangan ilmu pengetahuan di masa kini. Dalam bidang yang saya tekuni, ilmu komputer, bahasa pemrograman phyton, dikenal sebagai bahasa pemrograman yang handal untuk berbagai kebutuhan. Penemuan mesin Electrocardiograph (ECG) oleh Willem Einthoven, membuatnya dianugerahi penghargaan nobel dalam bidang Physiology/Medicine. Tak lupa penemuan bidang kartografi, salah satunya adalah atlas dunia modern yang pertama. Semangat pionir ini juga yang membawa Belanda menemukan Australia dan New Zealand. 
 Mesin ECG Desain Willem Einthoven
Mendapatkan kesempatan belajar di negara yang menjadi pionir bisnis internasional sungguh akan menjadi mimpi yang sempurna.




Sumber:

http://www.brainport.nl/en
http://www.nesoindonesia.or.id/mengapa-mengambil-studi-di-belanda/infographic
http://www.nesoindonesia.or.id/mengapa-mengambil-studi-di-belanda/
http://www.brainport.nl/en/homebase-for-living-working/tu-e-again-number-1-worldwide-in-research-with-industry?session=bt13rapmh2u4g2metur7o3pnq3
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Dutch_inventions_and_discoveries#Communication
http://www.dutchdailynews.com/dutch-roads/
http://en.wikipedia.org/wiki/Education_in_the_Netherlands
http://www.eindhoven.eu/en/Themes/Business_&_Career/Leading_in_Technology/Eindhoven%20Brainport
http://www.brainportdevelopment.nl/en/innovations-from-holland-solutions-for-the-world 
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=pj7MyJHFK34
Share on:

I have known her since my first year in Jogja
Energetic girl with a lot of capabilities
She was the one who taught me how to make  email
I learned how to write something, when she cut and edit my articles
She brought a lot of laugh and fun to our home
In her own way, she told me that sometime life is not just straight line, but we could make curved lines, circle etc

Then after we lost in our own campus life :p
fate brought us to the same point to complete our degree, graduation day

After years..
Surprisingly, at my last day in Surabaya, i met her again
She still have that smile and laugh
A  mother with two great kids and perfect partner for her husband

Then, where's our next meeting La?
How about Europe?
eh#


Share on:
It's not easy to say Goodbye..
But i have to..

Sangat bersyukur, atas skenario Allah, yang menuliskan takdir untuk sekolah di Surabaya.
Sangat bersyukur, berada di lingkungan, yang memenuhi dahaga mempelajari pengetahuan luar biasa.
Sangat bersyukur, bernaung di rumah, dengan orang-orang seperti layaknya keluarga .
Sangat bersyukur, bertemu rekan-rekan menuntut ilmu dengan berbagai 'warna'.

Sangat bersyukur, menemukan oase pekanan, sahabat melingkar yang bersemangat dan kocak di tengah gersangnya Surabaya.
Sangat bersyukur, dua tahun terakhir, dikelilingi orang-orang yang membuatku tetap 'waras' dan tersenyum, pun saat semangat patah dan 'tak merasa', tak henti berucap, ayo kamu bisa!
Sangat bersyukur, berpartner dengan teman-teman riset, keluarga ERP, yang dengan semangat menyala, menembus batas jarak, waktu dan usia.
Sangat bersyukur, untuk kemudahan Allah, semua terjadi dengan kuasaNya..


Suatu hari kelak, jika kita berjumpa, kisah ini akan dikenang dengan senyum bahagia ^_^
Dan kini, saatnya kita membuat jejak, bekal akhir masa.

Juanda, 26-3-2013 #DuoPengantarYangManis

# Bandara Soetta, Menunggu Flight terakhir ke Lampung
# T_T, TakBisaTakMenangis

To Ratna : Menunggumu datang ke Lampung ^_^, btw pose diatas dah oke
To Riska : Salam Astria-Riska, Its officially ended. I'm gonna miss the way we catch the deadline, research report , girls talk and food shopping :), but we will try the other way to make our duet,  Agree?

If ever there is tomorrow when we're not together...
there is something you must always remember.
You are braver than you believe, stronger than you seem,
and smarter than you think.
But the most important thing is, even if we're apart...
I'll always be with you (A.A.Milne-Winnie The Pooh)
Share on:
  • Jam 06.30 : Rendam beras ketan, terus ke pasar, belanja.
  • Jam 07.30 : Mulai membuat hiasan daun pisang untuk bagian tepi.
  • Jam 08.30 : Menyiapkan peralatan, masih sempat terima telpon SLJJ setengah jam.
  • Jam 09.00 : Start meng-aron campuran beras ketan dan beras.
  • Jam 10.00 : Baru selesai goreng kerupuk dan perkedel tahu gorengan pertama.
  • Jam 11.00 : Mulai panik, whaa kenapa nasinya terlalu lembek  T_T.  (malas mengeluarkan timbangan, jadi komposisi campurannya gak pas, meski lihat resep tapi mencampur beras pakai ilmu kira-kira, kesalahan fatal! )
  • Jam 12.00 : Baru selesai ayam goreng lengkuas, perkedel, mie, kering tempe, dadar telur, speed up!
  • Jam 12.30 : Buat bumbu urap dan sambal goreng dengan kilat
  • Jam 12.30 : Sms teman, minta dibantuin bawa makanannya
    Jam 12.45 : Selesai buat irisan bunga dari cabe, hias dengan mentimun, tomat dan selada
  • Jam 13.10 : Tumpeng sampai di tempat tujuan

Penampakan tumpeng dari samping

Penampakan tumpeng dari atas


Setengah jam setelah pemotongan pertama
 
Mendekati akhir dari bentuknya

  • Jam 15.45 : Nampan bersih, tinggal  daun dan sambal
Yang tengah ditutupi tissue adalah mangkuk sambal


  • Jam 16.00 : Nyuci piring, panci de el eel.
  • Jam 18.00 : Oles-oles pergelangan tangan dengan Co****rpain.

Pesan moral hari ini, buat tumpeng itu gak gampang!
Kapok?
Kagak, kapan-kapan nyoba lagi ^_^.
Terimakasih buat yang sudah icip-icip dan menghabiskan, maapin ye, kalau rasanya belum pas dilidah.

Note :
Nasi kuningnya, jelas perlu perbaikan, mulai dr komposisi beras sampai kadar air.
Kering tempenya masih hambar, lebih enak kalau pakai metode tumis, bukan sambal (persepsi pembuat).
Perkedel tahunya kelebihan garam dikiiit :p.
Share on:
I remember one of my conversation with Rigga, 6 months ago at  the third floor, Programming Laboratory, we talked about personal roles  in a team. This morning, i saw the course material file about that, and i decided to do this posting.

According to Belbin
A team is not a bunch of people with job titles, but a congregation of individuals, each of whom has a role which is understood by other members. Members of a team seek out certain roles and they perform most effectively in the ones that are most natural to them.
Belbin Team Roles are used to identify people's behavioural strengths and weaknesses in the workplace. This information can be used to:

  • Build productive working relationships
  • Select and develop high-performing teams
  • Raise self-awareness and personal effectiveness
  • Build mutual trust and understanding
  • Aid recruitment processes

 Belbin Team Roles measure behaviour, not personality, and so can be defined as:
A tendency to behave, contribute and interrelate with others in a particular way.
By identifying our Team Roles, we can ensure that we use our strengths to advantage and that we manage our weaknesses as best we can. Sometimes, this means being aware of the pitfalls and making an effort to avoid them.

The Nine Team Roles are :

























Based on the description, we can have summary as follow :
  1. Shaper, Implementer and Complementer-finisher are action-oriented roles 
  2. Co-ordinator, team worker and resource investigator are people-oriented roles
  3. Plant, Monitor-Evaluator and Specialist are Cerebral (thinking) roles
During his research, Belbin found that each of the behaviours were essential in getting the team successfully from start to finish. The key was balance. For example, Belbin found that a team with no Plants struggled to come up with the initial spark of an idea with which to push forward. However, once too many Plants were in the team, bad ideas concealed good ones and non-starters were given too much airtime. Similarly, with no Shaper, the team ambled along without drive and direction, missing deadlines. With too many Shapers, in-fighting began and morale was lowered.

It doesn't meant that we have to fullfill our team with all of the roles, but when we have to face the condition in teamwork, we can manages ourself, according to our position, to fit the team goal. And still, in this thing , i need to learn a lot, ^_^.

Source :
1. TQM course material
2. http://www.belbin.com
Share on:

Ini salah satu mimpi waktu masih kecil, melihat Jakarta dari puncak Monas ^_^.  Dulu, pernah berkunjung ke tempat ini, waktu masih SD rasanya, apa belum sekolah ya waktu itu, lupa bener, tapi karena antrian yang sangat panjang, jadi tidak sampai puncak Monas waktu itu.

setelah itu sering sekali lewat Jakarta, dan berkali-kali masuk Gambir, tapi tidak pernah berkesempatan mampir ke tempat yang jadi icon Jakarta ini. Kali ini ide berkunjung ke Monas ini muncul di kepala saat sadar, saya sampai Jakarta jam 6 pagi, dan baru bisa masuk penginapan siangnya, jadi ada sekitar 6 jam yang harus saya habiskan sebelum check in. Tas saya titipkan ke tempat penitipan barang di Stasiun Gambir, tarifnya Rp.1000 per barang/jam. Saya sempat bertanya ke petugas Loker penitipan barang arah pintu gerbang ke Monas. Ternyata, pas di sebelah kantor polisi di pintu masuk stasiun Gambir.

Di dekat Gerbang Kawasan Monas, ada peta yang menunjukkan lokasi kita berada, sekaligus arah ke bangunan monumen. Dari Gerbang Monas, karena masuk dari stasiun Gambir, harus berjalan agak jauh ke bangunan Monas. Ada kereta kelinci yang mengangkut penumpang, tapi kereta kelinci itu tersedia di Gerbang yang dekat Istana Negara. Agak jauh jalannya kalau dari Gerbang dekat Gambir, karena pintu masuk Monas yang berada di bawah tanah ternyata ada di sisi satunya kawasan Monas. Kalau anda masuk dari Gerbang Monas yang dekat Masjid Istiqlal, nah itu malah lebih dekat.

Pintu masuk, ditandai dengan Patung Diponegoro, disekitarnya juga banyak pedagang dan juru foto. Turun ke lantai bawah, kemudian melalui lorong seperti ini


Di ujung lorongnya, nanti akan ada loket untuk tiket masuk Monas, Anak-anak, pelajar & mahasiswa Rp.2000, dan Dewasa Rp. 5000.


Setelah mendapat tiket, Anda bisa naik lagi ke lantai atasnya, dan masuk pelataran taman dan dilanjutkan ke museum sejarah nasional. Ada diorama yang menarik di dinding museum. Karena cuma bawa kamera handphone, maaf tidak bisa mendokumentasikan bentuk diorama atau suasana museum.

sumber : wikipedia
Dari Museum ada petunjuk dan tangga yang memberi arah ke cawan Monas dan puncak. Untuk naik ke puncak kita bisa membayar tiket Rp.10.000 untuk dewasa, eh tapi lupa kemaren harga satunya untuk anak2/pelajar/mhs berapa. Di Bagian dalam cawan ada Ruang Kemerdekaan yang berbentuk amphitheatre
sumber : Wikipedia

Untuk ke bagian puncak monas, ada lift yang tersedia, kapasitasnya 11 orang. Ini yang menyebabkan antrian mengular kalau datang ke Monas pada saat hari libur atau musim liburan. Karena saya datang saat hari kerja, dan pagi hari juga, jadi tidak perlu mengantri, dan suasana puncaknya tidak ramai ^_^.
nah, ini beberapa foto  kota Jakarta dari Puncak Monas yang bisa direkam kamera HP saya :









Oh ya, sekedar catatan, kalau mau jalan-jalan ke Monas, pertama, pakai alas kaki yang nyaman, karena acara jalan kakinya lumayan  (keesokan harinya saya harus memakai 3 plester sebagai akibat jalan-jalan kali ini), kedua, bawa air minum yang cukup, di kantin Monas harganya lebih mahal soalnya hehehe. 
Share on:

Di Surabaya, hidup dimulai lebih pagi. Adzan shubuh jam 4 kurang, sehingga bangun jam 5 itu sudah termasuk kesiangan,  jam 6 apalagi, matahari sudah terang benderang. Ditambah, beberapa bulan ini, matahari sepertinya sedang sangat sayang dengan tanah ini, panasnya menyelimuti dengan sempurna.

Karena daerah kost dekat kampus ITS, perumahan disini cukup padat. Sedikit sekali ruang yang disediakan untuk menjadi halaman rumah atau ruang kosong, semua dimaksimalkan menjadi rumah tinggal. Rumah-rumah yang berdekatan, tentu menjadi sensasi tersendiri. Saya sering kaget, jika tengah malam, ada teriakan tukang sate lewat. Kamar kost saya terletak paling depan, di lantai 2, jadi suara dari luar bahkan jauh lebih terdengar daripada suara dari lantai 1. Tidak jarang obrolan tetangga didepan terdengar sangat jelas sekali. Tukang sayur setiap jam sepuluh dan tukang-tukang lain yang berkeliling silih berganti.

Ah ya, saya akan bercerita tentang seorang anak kecil, tetangga dekat kost, sebut saja namanya Akna. Usianya, mungkin sekarang sekitar usia anak SD kelas I atau II, waktu pertama kenal dulu dia masih TK. Si Akna ini selalu membuat heboh, setiap pagi, siang dan sore. Terutama jika pagi hari, kehebohan ini biasanya lebih dari siang dan sore. Mungkin karena saat itu peak time hehehe, ada yang akan pergi kerja, sekolah dan lain-lain, silang kepentingan dan keinginan terjadi dimana-mana. Secara umum, Akna sebenarnya ramah, dia juga tidak takut berkenalan dengan orang baru. Tapi rasanya semua yang kenal Akna sepertinya bisa sepakat, Akna sangat aktif. Ada saja ulahnya. Kadang-kadang ulahnya tidak mengundang senyum, tapi juga sangat mengundang keinginan lain, pengen jitak! :p

Tidak jarang ulah Akna membuat orang-orang disekitarnya kehilangan kesabaran. Dan, keluarlah kalimat -kalimat keras dan tidak jarang makian. Yang sangat saya kaget adalah, Akna dengan sangat baik, bisa mengulang kalimat keras dan makian itu. Saya tidak bisa mengulang semua kalimatnya apa saja, tapi buat yang tinggal di Surabaya atau kenal orang Surabaya, mungkin tahu kalau kosakata makian disini cukup banyak :(. Anak memang penyerap lingkungan yang sempurna.

Mungkin kita sering bertemu dengan hal-hal seperti ini, cukup dipahami, tingkah si anak, bisa saja membuat emosi naik ke ubun-ubun, Ibu (atau keluarga yang dekat lainnya) kadang menumpahkan emosi dengan kata-kata. Yang membuat tercenung, kadang makiannya terkait dengan masa depan. Misalnya mengatakan "Woo goblok kon" atau " dasar bocah nakal, suk dadi penjahat wae "
Glegh..
Lha, apa yang terjadi kalau anak-anak itu benar-benar jadi bodoh sampai tua atau benar-benar jadi penjahat di kemudian hari? T_T

Saya teringat sebuah kisah dari sebuah kajian..
Seorang bocah mungil sedang asyik bermain-main tanah. Sementara sang ibu sedang menyiapkan jamuan makan yang diadakan sang ayah. Belum lagi datang para tamu menyantap makanan, tiba-tiba kedua tangan bocah yang mungil itu menggenggam debu. Ia masuk ke dalam rumah dan menaburkan debu itu diatas makanan yang tersaji.
Tatkala sang ibu masuk dan melihatnya, sontak beliau marah dan berkata,
“idzhab ja’alakallahu imaaman lilharamain,” Pergi kamu…!! Biar kamu jadi imam di Haramain…!!”
Tahukah Anda siapa anak yang dimaki oleh ibunya dengan do'a agar menjadi imam di Masjidil Haram? beliau adalah Syeikh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjidil Haram yang nada tartilnya menjadi favorit kebanyakan kaum muslimin di seluruh dunia. Subhanallah.. 

Semoga kelak, kita bisa lebih berhati-hati dengan lisan 

Keputih, 18 November 2012


photo source : http://sweetvioletta.blogspot.com/2012_07_01_archive.html
Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • Hi, I am Astria Hijriani. Now, i live in Enschede, Netherlands until 2018. I works as a Lecturer in Computer Science Department, Lampung University.
  • This blog capture some story from my life, my feeling, my activity and also my mind. You can contact me at astria.hijriani@gmail.com.
Founder of the website

Pageviews

Sparkline

Blog Archive

  • April 2018 ( 1 )
  • March 2018 ( 2 )
  • February 2018 ( 2 )
  • December 2017 ( 2 )
  • October 2016 ( 1 )
  • May 2016 ( 2 )
  • December 2015 ( 2 )
  • November 2015 ( 2 )
  • August 2015 ( 1 )
  • July 2015 ( 1 )
  • April 2015 ( 3 )
  • March 2015 ( 3 )
  • February 2015 ( 1 )
  • November 2014 ( 1 )
  • October 2014 ( 3 )
  • September 2014 ( 1 )
  • June 2014 ( 1 )
  • May 2014 ( 1 )
  • April 2014 ( 4 )
  • March 2014 ( 2 )
  • February 2014 ( 6 )
  • January 2014 ( 9 )
  • December 2013 ( 5 )
  • October 2013 ( 1 )
  • September 2013 ( 1 )
  • August 2013 ( 1 )
  • June 2013 ( 3 )
  • May 2013 ( 7 )
  • March 2013 ( 2 )
  • December 2012 ( 1 )
  • November 2012 ( 5 )
  • October 2012 ( 6 )
  • September 2012 ( 6 )
  • August 2012 ( 5 )
  • July 2012 ( 9 )
  • June 2012 ( 4 )
  • May 2012 ( 9 )
  • April 2012 ( 1 )
  • March 2012 ( 12 )
  • December 2011 ( 7 )
  • November 2011 ( 5 )
  • October 2011 ( 1 )
  • July 2010 ( 1 )
  • November 2009 ( 1 )
  • October 2009 ( 1 )
  • July 2008 ( 2 )
  • June 2008 ( 1 )
  • March 2008 ( 1 )
  • August 2007 ( 2 )
  • July 2007 ( 20 )

Popular Posts

  • Cara Membungkus Kado Bentuk Kemeja
    Ini postingan ringan, barangkali ada yang ingin berkreasi dalam membungkus kado atau bingkisan tertentu. Bentuk kemeja ini lumayan unik dan ...
  • Naik Apa ke Lampung dari Surabaya ?
    Selama jadi anak kost di Surabaya, sering sekali teman-teman bertanya, kalau pulang naik apa ke Lampung? Jawabannya biasanya gini, ya kalau ...
  • Berani Bongkar, Beruntung Bisa Pasang ~ Membersihkan Fan Acer 4732Z
    Liburan lalu, beberapa kali, laptop ini mati tiba-tiba, biasanya pada saat memainkan game yang membutuhkan grafis tinggi. Sempat sangat khaw...
  • Beasiswa Short Course StuNed
    Setiap bertemu dengan orang Indonesia di Enschede biasanya ditanya, -master atau PhD ? terus dijawab, ndak, saya shortcourse saja 3 bula...
  • Yang Mana Yang Berkualitas?
    Saya masih ingat sekali, pelajaran dasar yang diberikan Gem Cheong di kelas Total Quality Management. Gem menampilkan dua gambar berikut di ...
  • Beasiswa Pelatihan ITEC/SCAAP ke India
    Kenapa India? Mau Berangkat lagi? S3 ya, berapa tahun? Ngapain ke India? Mau ketemu Shahrukh Khan? Salam ya buat Shaheer Sheikh India...
  • Operasi Gigi Geraham Bungsu (III)
    Sudah diniatkan ditulis sejak lama, tapi semuanya berubah ketika negara api menyerang :) eh eh nggak ding, karena mengkambinghitamkan 'm...
  • Operasi Gigi Geraham Bungsu dengan Fasilitas Askes ( I )
    Setahun lalu, melihat hasil foto rontgen panoramik gigi, dokter gigi di Surabaya sudah mengingatkan sejak awal, Mbak..sebaiknya geraham bung...
  • Edisi Jajan dan Cari Oleh-Oleh di Palembang
    Jum'at sampai Ahad, 29 Nov-1 Des kemarin menyempatkan jalan-jalan ke Palembang. Menu utamanya wisudanya Destroyer eh Destri ding, tapi t...
  • Mampir ke Monas
    Ini salah satu mimpi waktu masih kecil, melihat Jakarta dari puncak Monas ^_^.  Dulu, pernah berkunjung ke tempat ini, waktu masih SD ras...

My Tweet

Tweets by @astriahijriani

Do Not think too much, say thanks to Allah for another wonderful day

Even your worst day, that's still 24 hours only


Created By SoraTemplates | By Gooyaabi Templates - copyright 2017 - edited by @hijriani