Powered by Blogger.

Catatan Astri

I read, teach, travel, cook, learn new things, and write it

  • Home
  • My Words
  • IT 'n Science
  • Q-World
  • Oase
  • Let's Go!
    • Life at Enschede
    • Mumbai Story
    • Travelling
  • Ke Dapur
  • None Of Them

CATEGORY >

Today, i saw 1000 on the screen, i did it !
this is my story about my achievement on the stepper.
I bought this stepper few months ago, as an investment for my health, btw here is the picture 
You can laugh..
hahaha 

I got the money from BPPS Scholarship
 Wanna reduce the weight huh?
hahaha

Yup, that is one of my goals
but the most important thing is i want to be healthy
An old woman, about 70 years old, ever beat me on treadmill test
FYI treadmill test is the test for our heart,
She could run on the treadmill for 7 minutes, 7 minutes is the setting for her age. And me? i failed at 9 from 12 minute. And also  i am one of the mayorship at ITS Medical Centre, i had 3 three sheets of paper as my medical record. So i have to do my best in order to make better achievement about health

 So, after i ask to my friend, he told me about stepper, coz treadmill was too expensive :p
My stepper has the screen that told us how many time we do the stepping, time and calory which is burned.
First time  used it, i got 50 on the counter and two minutes only!
And today i got 1000 for about 25 minutes
Still long way to go, but i am happy today
Share on:
Wisata mangrove ini salah satu obyek wisata di Surabaya, kawasan hutan mangrove, ada semacam kanal untuk perahu yang dibangun, plus jalan setapak dari kayu untuk menyusuri sisi kanal yang sudah ditanami mangrove. Sudah lama sebenarnya mau ke tempat ini, tapi gak kesampaian karena gak ada yang tahu tempatnya, waktu riska menunjukkan foto tempat itu, langsung ngajak buat ditunjukkin tempatnya.. Nah, riska berangkat gowes, astri berangkat by motorcycle hehe

Jam 6 pagi berangkat dari titik ketemuan, jembatan mer.
Dari depan stikom, lurus terus sampai ketemu tanda ini

Dari tanda itu ada gerbang dengan jalan tanah, agak berbatu, anda sudah masuk ke kawasan ekowisata mangrove wonorejo.
 

Di sepanjang jalan setelah gerbang anda nanti bisa melihat tanaman mangrove yang baru ditanam, beberapa seperti di kapling bahkan di beri nama misal kelompok tani apa gitu.D tepi jalan juga ada kanal air, kayak gini nih jalannya

Ada juga kakus cemplung satu atau dua di pinggir kanal, eh ini kanal atau sungai ya hehe airnya sepertinya menggenang, tidak mengalir




Di ujung jalannya nanti ada dermaga ekowisata, ada tempat parkir, warung yang jual makan minum, dermaga dan perahu tentunya. pakir motor dua ribu dan sepeda seribu.

Ada juga fasilitas toilet dan musholla. Tadi gak nyoba naik perahu, kata Riska, dengan membayar, 25 ribu satu orang sepertinya, nanti perahu akan dibawa sekitar 25-20 menit perjalanan ada tempat seperti gazebo di tengah danau-kanal-laut ya hehe ada tempat makan juga ditempat tujuan si perahu

Dari tempat parkir, bisa juga jalan kaki menyusuri sungai/kanal disediakan jalan setapak dengan pondasi beton dan alas kayu seperti ini
Sebenarnya gak boleh bawa sepeda ke jalan kayu ini, tp ada beberapa orang yang keukeuh bawa sepeda, mungkin karena datang pagi-pagi sekali, jadi tidak ada yang mengingatkan. Tempatnya memang segar buat foto-foto :p
santai, menghabiskan bekal sarapan

beautiful...

keep smile.. menunggu perahu lewat

cari angle buat auto hehe

saling memfoto hehe sayang foto satunya di hape riska



































































Kami jalan sampai jalan setapak kayunya habis terus balik lagi. Di gerbang ekowisata mangrove sempat-sempatnya foto hehe abis dari wisata mangrove astri gowes pake sepeda riska sampe STIKOM, si riska nostalgia make karisma

Okey, sekian jalan-jalan hari ini, lumayan berkeringat hahaha tp masih banyakan jalan di stepper 15 menit keringatnya. Oh ya tempatnya asyik, recomended buat jalan-jalan, pemandangannya masih banyak yang hijau, datengnya pagi-pagi yo..


Share on:

Ada beberapa hal yang khas dari Surabaya, setidaknya selama hampir dua tahun tinggal di Kota Pahlawan hehe

Sebenarnya setiap kota punya khasnya sendiri-sendiri, yang pernah tinggal di Jogja pasti tahu, ada banyak kenangan dan rasa nyaman yang membuat orang betah dan selalu kangen sama Jogja. Nah khusus Surabaya, kita coba lihat sisi uniknya ya, oops unik ini persepsi Astri lho, bisa jadi orang lain merasa tidak demikian
  1. Cangkruk an, hehehe yang ini dari ujung utara, barat, timur dan selatan ada kebiasaan ini. Cangkruk ini istilahnya kalau ngumpul, nongkrong berkelompok di suatu tempat. Biasanya tempat nongkrong ini kalau didaerah lain mendekat ke tempat makan atau minum misal di angkringan atau di tempat makan atau minum lesehan. Nah disini,cangkruk duluan baru makan dan minum mengikuti, bisa saja di tempat yang tidak lazim, trotoar, pinggir jalan, taman antar dua jalan, pinggir sungai dll. Dulu waktu awal-awal, astri pikir ada orang hajatan atau pasar malem gitu dipinggir sungai, karena terang benderang dan banyak yang duduk-duduk haha ternyata ndak, cangkruk
  2. Panggilan, standar yang paling banyak dipakai di jawa adalah mas atau mbak. Tapi disini ada tambahan cak, jo atau sam. Kalau cak, terpengaruh ke madura kali ya. Nah kalau 'jo', astri pikir dulu tuh orang yang dipanggil memang namanya punya unsur 'jo' hahaha ternyata itu panggilan buat temen to, baru tahu pas nanya temen kos, namanya ndak ada unsur 'jo', kupikir kok aneh cewek punya nama bejo atau jojo :) . Nah kasus 'sam' juga sama, sampai melihat ke daftar nama kelas, kan namanya gak ada 'sam'nya o la la ternyata karena yang manggil sebagian besar orang Malang, Malang dikenal dengan bahasa wali'an, dibalik, jadi 'sam' itu maksudnya mas. lha kalau mbak apa ya.. :p
  3. Kuliah wis buyar! itu artinya kuliah dah selesai, semua pesertanya keluar kelas
  4. Wis mari tugasnya ta? itu maksudnya nanya tugasnya sudah selesai ya, FYI, dari kecil astri berbahasa banyumas-jateng-ngapak, mari itu artinya sembuh, jadi wis mari tugasnya ta=>sudah sembuh tugasnya ya hahaha
  5. Baceman ! Haha jangan bayangkan tempe bacem di Kaliurang ya, baceman itu istilah lain dari kepek'an, contekan, yang dicontoh, baceman beredar menjelang deadline tugas kuliah dan ujian
  6. Warung Bebek.. ada dimana-mana, maksudnya warung dengan menu bebek goreng gitu hehe kayaknya selama di Surabaya, jarang banget astri beli menu ayam, lebih sering bebek
  7. Nonton di bioskop, serasa pemilik, pernah nonton despicable me, cuma berlima deh kayaknya se bioskop. Propinsi lain boleh bilang tiket sold out dan perlu antri untuk mendapatkan tiket film tertentu...oops, tidak berlaku di Surabaya (setidaknya selama tinggal di sini, astri merasa begitu)
  8. Selalu bingung kalau diminta bawa oleh-oleh makanan khas Surabaya hehehe lebih seringnya, pergi ke toko oleh-oleh trus milih bungkusan yang penting ada tulisan surabayanya, kalau lagi punya uang ya beli lapis surabaya (nah yang ini baru khas surabaya, tapi mahal ^_^, gak cocok buat oleh2 massal). Pernah di Bandara Juanda ditawarin, ini khas Surabaya mbak, grubi dan kripik nangka, gak ada ditempat lain hehehe langsung ketawa ngakak yaelah mas, dari kecil nenek saya buat grubi dan lampung, gudangnya kripik nangka. Eh tapi kalau kuliner yang makan di tempat banyak pilihan kok
  9. Nyamuknya ganas!
  10. Disini kolam, disana kolam, dimana-mana banyak air menggenang seperti kolam, hehe nasib tinggal di Surabaya timur yang deket pantai dan daerah resapan air
  11. Sedikit sekali rumah makan/warung lesehan, eh yang ini ndak tahu kenapa ya, mungkin data surveynya juga kurang banyak nih, astri lebih sering masak sendiri soring soalnya
  12. Semua lauk disebut 'iwak", entah khusus di warung mak yem atau ndak, jadi sering ditanya "iwak e opo  mbak?", Bisa iwak tahu, iwak tempe atau iwak telor, iwak ayam hehehe
  13. Tidak cukup sehari memutari seluruh Surabaya hehe luas je, macet, panas, banyak lampu merah :)
  14. Sangat banyak jalan kecil sehingga sering buat kesasar hehe pengalaman ini mah, eh tapi menyenangkan lho kadang kalau nggak pas keburu waktu, kayak lomba mencari jejak, tapi naik motor ya jangan jalan kaki
  15. Punya bandara terbersih se Indonesia, dari yang pernah astri kunjungi sih memang iya.
  16. Mahasiswanya sering pulang pagi buat ngerjain tugas #eh astri ndak kok, begadang mah sering hehe ini pengalaman kuliah dan lihat yang di ITS, entah universitas lain, btw  kalau pas S1 astri belajarnya kayak pas S2 gini bisa cumlaude kayaknya dulu, ndak kemelut :p hahaha
  17. Puanas!  Pas awal-awal tinggal di Surabaya, karena panasnya (kamar paling depan menantang matahari) astri lebih sering turun ke lantai bawah, ke dapur kalau pagi, karena ndak tahan, sekarang mah udah agak cuek
  18. Jangan harap cari penginapan 50-75 rb an gaya jogja disini, hmm kagak ada!
  19. Mobil berbagai merk bertebaran haha ya iyalah, maksudnya mobil di bandar Lampung yang biasanya tipenya satu dua, disini banyak dilihat gitu, berbagai warna :) mulai ngaco nih postingannya
  20. Angkotnya benar-benar tidak menarik hati untuk disinggahi menjadi penumpang, jadi jangan tanya rute angkot selama di Surabaya ya, errr seumur-umur baru sekali naik angkot sm ray, waktu mau ambil paket buku dari Lampung, abis itu kagak pernah, kapok :(
  21. ........
Yang diinget baru segitu aja, akan diedit kalau dah inget nanti-nanti ya
Share on:

Sebelum post ini saya teruskan, ada dua hal yang ingin sy sampaikan, pertama, saya bukan penggemar film action semacam ini, kedua, ini bukan resensi atau kritikan buat the Raid, ini hanya opini sekilas dari penonton biasa.

Satu atau dua pekan lalu saat menonton penampilan Iko Uwais dkk di Hitam Putih dan Dahsyat, Iko sempat bilang film ini full action, dan tegang jadi misalnya mau ke kamar kecil pun sebaiknya dilakukan sebelum film dimulai, nah beneran, saat itu saya gak percaya..

Dan waktu beberapa hari setelahnya mau nonton pun niatnya bukan mau membuktikan pernyataan Iko Uwais, tapi karena waktu sampai Pakuwon, yang paling dekat jam tayangnya adalah the Raid, nah berikut ini beberapa fakta dari the Raid yang masih ada di kepala 
  1. Film ini bukan untuk anak-anak, ini sangat jelas, untuk para orang tua jangan ajak anak-anak menonton film ini, setidaknya yang menonton harus dewasa dan bisa membedakan antara kenyataan dan film, adegan kekerasan, pembunuhan dan kata-kata makian koleksi kebun binatang mendominasi dari awal hingga akhir film
  2. Penulis skenarionya suka sekali dengan huruf A, hehe bisa diketahui dari nama aktornya, hanya tiga nama yang bisa saya ingat dari pemain film ini Rama (Iko Uwais), Tama (Ray Sahetapy) dan Jaka (Pemimpin pasukan khususnya, siapa ya nama aslinya Joe Taslim kayaknya ya), nah semuanya huruf A kan ya ?
  3. Film ini tidak cocok ditonton sambil makan camilan hehe, dari awal film adegannya membuat perut mual, apalagi yang tidak terbiasa melihat adegan sadis, darah, adu jotos dll, dijamin bawa makanan pun tidak tersentuh (catatan pas nonton sebenarnya saya bawa roti lapis, karena sedang lapar, tapi setelah nonton beneran lupa dan ndak tega makan, padahal sangat lapar, jadilah maag kambuh sepulang dari Pakuwon :p )
  4. Hanya ada dua wanita di sepanjang film. Jangan mencari jagoan cewek atau penjahat perempuan disini, penampakan wanita hanya dua, istrinya Rama (waktu bangun tidur) dan istri Bapak penghuni lantai 6 yang sedang sakit. Eh msh ada satu lagi ding, cewek sedang sakau setelah adegan Rama jatuh dari lantai sekian bareng penjahat gitu trus bilang tuh orang masuk dari mana..dengan gaya sakau
  5. Adegan berantem yang paling keren, adegan perkelahian terakhir, Rama-kakaknya-Mad Dog. Saya bukan orang bela diri jadi tidak paham dari sisi teknik dan lain-lain tapi menurut saya yang paling terkesan skenario berantemnya waktu kaki Mad Dog dipegang kakak Rama tapi si penjahat masih bisa gerak bolak-balik memutar melawan dua orang dengan posisi kaki masih dipegang. Dan sepertinya banyak penonton yang setuju, penjahatnya sakti dan punya integritas tinggi hahaha waktu mau melawan Jaka ngeyel make tangan kosong padahal bisa menang dengan pistol
  6. Wardrobe(eh bener ga ya tulisannya gini) maksudnya kostum mencerminkan kebiasaan negara. Maksudnya gini, kan biasanya film action yang ada penjahatnya gini misalnya film yang settingnya di Brazil akan beda bajunya dengan org di Amerika, beda kalau gangster ala hongkong atau mafia ala Italia. Nah di film ini bayangkan orang-orang usia 15-27 tahunan gitu berantem bawa golok, parang dll gitu dengan kaos oblong polos dan hawai/celana pendek plus sendal jepit . Bisa di mengerti karena settingnya pagi shubuh gitu sih, jadi mungkin itu kostum tidur yang dipake ya. 
  7. Oh ya yang di film ini kaos oblongnya pada polosan lho, hmm kenapa ya, saya belum nemu alasannya yang ini
  8. Drum di lab narkoba yang diserbu terlihat baru, termasuk filing kabinet yang dilempar dan dibanting karena perkelahian, aduuh itu filing kabinet kan mahal hahaha jiwa sekretarisnya kambuh
  9. Rantai yang dipakai menggantung kakaknya Rama juga baru, masih mengkilat, sepertinya Tama merawat assetnya dengan baik
  10. Dialog yang paling kocak, waktu si preman mengancam, ah lupa dialognya tapi kurang lebih gini 'kalau kau buat saya kesal, saya akan menggila' ndak tahu kenapa lucu ya, tapi bukan saya aja kok yang merasa lucu, buktinya satu bioskop pada ketawa juga kok
  11. Agak terganggu dengan adegan waktu Iko terkena sabetan golok/pedang preman di pipi, soalnya adegannya kan tadinya menusuk, pedang posisinya lurus menusuk tembok pembatas, tapi waktu terkena pedang posisi pedang jadi miring, sehingga pipi Iko teriris... agak susah sih menurut saya, dengan posisi marah si preman kepikiran menusuk dengan miring, tapi kalau dipikir, kalau posisinya lurus seperti awal yang kena hidung hehe agak susah juga buat efek lukanya .Mungkin ada yang bisa menjelaskan dari sisi teknik jurus pedang ?
  12. Meski banyak yang mengkritik film ini dari sisi cerita, tapi karena dari awal Iko Uwais sudah bilang film ini action berantemnya yang lbh dominan, maka bolong tentang ceritanya bisa saya maklumi terutama diawal-awal film. Menurut saya pribadi, saya suka ending filmnya, tidak tertebak, penjahatnya tidak full kalah hehehe
Nah, itu yang saya bisa bilang dari The Raid, bener film ini  buat orang diem nonton, kalau ndak ada yang sadis2 berdarah2 gitu mungkin saya ngefans, saya prefer film berantem yang minim darahnya, luka dalem gitu kayak taichi master hahaha film action yang saya tonton biasanya film kungfu, dan meski ada adegan sadis berdarahnya, hiiy tapi yang ini memang lebih banyak deh, tidak disarankan buat yang takut darah.

Tapi ya kreatifitas actionnya memang jauh melampaui film action Indonesia, apalagi jaman dahulu kala, sekelas saur sepuh (hehe ketahuan sering nonton layar tancep) atau jaman setelahnya seperti Willy Dozan, Marcell L. dll
Masih nunggu kalau-kalau Iko Uwais dkk buat film tentang bela diri, dan saya bisa ajak ponakan saya nonton, wah pasti akan sangat saya tunggu..^_^
Share on:

Marah dan menangis itu satu jenis.
Kalian akan menangis jika saking marahnya.

Menangis itu juga satu jenis dengan senang.
Kalian akan menangis jika saking senangnya.

Dan tentu saja menangis itu benar-benar satu jenis dengan sedih.
Kalian akan menangis jika sedih.
(Tere Liye)


emoticon from http://www.masterfile.com

Share on:
Aku melihat lelaki renta itu sejak pertama kali datang ke Surabaya. Kota besar yang gemerlap dan megah  yang juga lengkap dengan pengemisnya :p. Ya, disini, setiap pekan setidaknya sekali, aku melihat ibu-ibu yang berkeliling ke rumah-rumah, tidak jarang mereka berdua. Setiap hari Jum'at, jika ke pasar sekitar waktu dhuha, pasti ada juga yang berkeliling ke kios-kios pasar Keputih. Yang miris, mereka sehat, sangat jauh dari tidak sempurna dan belum terlalu tua.

Lelaki renta itu, setiap hari berjualan mainan di depan Ind*ma*t. Seingatku, jika berangkat kuliah pagi, dia sudah ada disana. Dan sering sekali, berjualan sampai diatas adzan Isya. Kalau menilik penampakannya, usianya mungkin sekitar 70 tahun an lebih, bisa jadi 80 an. Jualannya sangat sederhana, rumah keong, yang di cat warna-warni, disatukan dengan bilah bambu, dilengkapi dengan bambu tipis untuk membuatnya berbunyi nyaring. Seperti ini bentuknya
Mainan ini dijual dengan harga dua ribu rupiah satuannya. Kadang si lelaki renta ditemani anak kecil usia 7 tahunan berjualan, mungkin cucunya. Untuk makan, mereka membawa bekal air minum didalam botol air mineral, kadang teh, kadang air putih. Pernah sesekali, aku melihat mereka makan nasi yang dibungkus atau singkong goreng yang terbungkus plastik lusuh.Melihat jualannya, sepertinya tidak terlalu banyak yang tertarik, jaman sekarang, mainan tradisional seperti ini mungkin tidak terlalu diminati anak-anak. Tapi kesungguhan lelaki renta itu mengais rezeki sungguh mengharukan..

Pemandangan yang kontras, disebelah lelaki renta itu biasanya ada pengemis, selalu kutemukan lebih muda dari si lelaki renta. Kadang bapak-bapak, kadang ibu-ibu... Ah, kita selalu punya pilihan memang, apakah kita akan menawarkan kesengsaraan kita dan meratapi kesulitan-kesulitan yang ada, atau berusaha untuk mengatasinya...


Si lelaki renta, memutuskan untuk berusaha, dengan segala keterbatasannya. Juga lelaki tua lainnya, yang kerap kulihat mengais tong sampah di pagi buta, jam empat pagi, untuk sekedar mencari botol plastik dan barang bekas lainnya... di saat orang lain masih terlelap dalam mimpi.
Sungguh, kalian mengajariku bersyukur dan kesungguhan berusaha.

Rumah Keputih, 13 Maret 2012
Selepas Hujan..
Share on:
Ya Allah...
Jika Engkau memperkenankan kami berjumpa dlm tali takdir-Mu
jagalah ia agar selalu istiqomah dalam agama-Mu
Semoga ia selalu mencintaiMu, mencintai RasulMu, mencintai orang-orang yang mencintaiMu dan rasulMu
Jagalah dia dari segala keburukan
Berikanlah kekuatan padanya utk selalu menegakkan kalimatMu, menegakkan agamaMu
Jauhkanlah ia dari kecintaan berlebihan pada dunia
Aamiin
Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • Hi, I am Astria Hijriani. Now, i live in Enschede, Netherlands until 2018. I works as a Lecturer in Computer Science Department, Lampung University.
  • This blog capture some story from my life, my feeling, my activity and also my mind. You can contact me at astria.hijriani@gmail.com.
Founder of the website

Pageviews

Sparkline

Blog Archive

  • April 2018 ( 1 )
  • March 2018 ( 2 )
  • February 2018 ( 2 )
  • December 2017 ( 2 )
  • October 2016 ( 1 )
  • May 2016 ( 2 )
  • December 2015 ( 2 )
  • November 2015 ( 2 )
  • August 2015 ( 1 )
  • July 2015 ( 1 )
  • April 2015 ( 3 )
  • March 2015 ( 3 )
  • February 2015 ( 1 )
  • November 2014 ( 1 )
  • October 2014 ( 3 )
  • September 2014 ( 1 )
  • June 2014 ( 1 )
  • May 2014 ( 1 )
  • April 2014 ( 4 )
  • March 2014 ( 2 )
  • February 2014 ( 6 )
  • January 2014 ( 9 )
  • December 2013 ( 5 )
  • October 2013 ( 1 )
  • September 2013 ( 1 )
  • August 2013 ( 1 )
  • June 2013 ( 3 )
  • May 2013 ( 7 )
  • March 2013 ( 2 )
  • December 2012 ( 1 )
  • November 2012 ( 5 )
  • October 2012 ( 6 )
  • September 2012 ( 6 )
  • August 2012 ( 5 )
  • July 2012 ( 9 )
  • June 2012 ( 4 )
  • May 2012 ( 9 )
  • April 2012 ( 1 )
  • March 2012 ( 12 )
  • December 2011 ( 7 )
  • November 2011 ( 5 )
  • October 2011 ( 1 )
  • July 2010 ( 1 )
  • November 2009 ( 1 )
  • October 2009 ( 1 )
  • July 2008 ( 2 )
  • June 2008 ( 1 )
  • March 2008 ( 1 )
  • August 2007 ( 2 )
  • July 2007 ( 20 )

Popular Posts

  • Cara Membungkus Kado Bentuk Kemeja
    Ini postingan ringan, barangkali ada yang ingin berkreasi dalam membungkus kado atau bingkisan tertentu. Bentuk kemeja ini lumayan unik dan ...
  • Naik Apa ke Lampung dari Surabaya ?
    Selama jadi anak kost di Surabaya, sering sekali teman-teman bertanya, kalau pulang naik apa ke Lampung? Jawabannya biasanya gini, ya kalau ...
  • Berani Bongkar, Beruntung Bisa Pasang ~ Membersihkan Fan Acer 4732Z
    Liburan lalu, beberapa kali, laptop ini mati tiba-tiba, biasanya pada saat memainkan game yang membutuhkan grafis tinggi. Sempat sangat khaw...
  • Beasiswa Short Course StuNed
    Setiap bertemu dengan orang Indonesia di Enschede biasanya ditanya, -master atau PhD ? terus dijawab, ndak, saya shortcourse saja 3 bula...
  • Yang Mana Yang Berkualitas?
    Saya masih ingat sekali, pelajaran dasar yang diberikan Gem Cheong di kelas Total Quality Management. Gem menampilkan dua gambar berikut di ...
  • Beasiswa Pelatihan ITEC/SCAAP ke India
    Kenapa India? Mau Berangkat lagi? S3 ya, berapa tahun? Ngapain ke India? Mau ketemu Shahrukh Khan? Salam ya buat Shaheer Sheikh India...
  • Operasi Gigi Geraham Bungsu (III)
    Sudah diniatkan ditulis sejak lama, tapi semuanya berubah ketika negara api menyerang :) eh eh nggak ding, karena mengkambinghitamkan 'm...
  • Operasi Gigi Geraham Bungsu dengan Fasilitas Askes ( I )
    Setahun lalu, melihat hasil foto rontgen panoramik gigi, dokter gigi di Surabaya sudah mengingatkan sejak awal, Mbak..sebaiknya geraham bung...
  • Edisi Jajan dan Cari Oleh-Oleh di Palembang
    Jum'at sampai Ahad, 29 Nov-1 Des kemarin menyempatkan jalan-jalan ke Palembang. Menu utamanya wisudanya Destroyer eh Destri ding, tapi t...
  • Mampir ke Monas
    Ini salah satu mimpi waktu masih kecil, melihat Jakarta dari puncak Monas ^_^.  Dulu, pernah berkunjung ke tempat ini, waktu masih SD ras...

My Tweet

Tweets by @astriahijriani

Do Not think too much, say thanks to Allah for another wonderful day

Even your worst day, that's still 24 hours only


Created By SoraTemplates | By Gooyaabi Templates - copyright 2017 - edited by @hijriani