Memory is a knife
it will hurt you
Sesuatu yang sangat sulit dilakukan, memaafkan orang lain ketika kita sedang marah padanya...
Yang paling sulit dilakukan, memaafkan kesalahan diri...
atas apa yang diperbuat pada orang2 yang terbaik dalam hidup kita,
Sahabat-sahabat, maafkan aku...
Dia....
punya dua tangan dengan berjuta guna
mampu menyembuhkan diri sendiri dan bekerja 18 jam sehari
lembut tapi diberkahi kekuatan luar biasa
tidak hanya mampu berpikir, tapi mampu bernegosiasi
Dia....
Diciptakan untuk lelah dan rapuh dengan air mata
untuk mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta,
kesepian, penderitaan dan kebanggaan...
Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu
bahkan tertawa saat ketakutan...
Dia berkorban demi orang yang dicintainya
Mampu berdiri melawan ketidakadilan
Menerjunkan dirinya untuk keluarganya
Membawa temannya yang sakit untuk berobat
Cintanya tanpa syarat....
Dia menangis saat melihat anaknya menjadi pemenang
Dia girang dan bersorak saat melihat sahabatnya tertawa
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian
tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup
Dia tahu bahwa sebuah pelukan dan dukungan dapat menyembuhkan luka
Hanya satu hal yang kurang darinya
dia lupa betapa berharganya dia
Maukah anda mengingatkannya ?
karena Dia adalah wanita....
"thanks na, paketnya memberi kesempatan belajar menjadi perempuan... :)"
Entahlah... mungkin karena bosan, atau memang pengen cari kesibukan he he, dengan mudah mengiyakan ketika mbak titik menantang nonton film :) padahal di rumah juga banyak sih benernya filmnya yang bisa ditonton, padahal lagi sakit kepala he he jadilah nonton SHREK III..
Namanya juga film keluarga, bioskopnya sepi, kebanyakan yang nonton anak-anak he he he (kita kan juga masih anak-anak) meski gak selucu film pertama dan kedua (jangan-jangan karena pake english jadi kita gak begitu dong he he gak ding) plus sepanjang film benernya gak konsentrasi penuh di layar... ada beberapa hal yang perlu disimak dari film tersebut.
Ceritanya masih lanjutan dari film pertama dan kedua Prince Charming merasa gagal dalam hidupnya karena dia merasa takdirnya tidak terpenuhi. Gara-gara Shrek dia gagal jadi raja, gagal nikah dengan Fiona, jadi dia menggunakan orang-orang yang terpinggirkan dalam dongeng (yang selalu jadi karakter jahat mis Kapten Hook, Raksasa dll) buat mengambil kembali posisinya. Prince Charming menyerang istana ketika Shrek pergi untuk mencari Arthur agar dia mau menjadi Raja selanjutnya (benernya yang harusnya jadi Raja itu Shrek, tapi dia gak mau karena merasa gak cocok Ogre jadi Raja). So ending ceritanya Arthur jadi Raja... tentunya dengan berbagai proses karena disitu kisahnya Arthur tu cuma pecundang yang gak bisa apa-apa yang gak layak jadi Raja.
Apa yang bisa disimak, ada sebuah dialog panjang yang membuat Arthur bisa menyadarkan banyak orang pada klimaks film itu... intinya gini... Tidak peduli siapa kita, orang mungkin mengatakan atau menganggap kita buruk rupa, jelek atau pecundang atau orang yang selalu kalah, menderita dst.. tapi sebenarnya setiap kita tidak selalu sesuai dengan anggapan tersebut. Yang bisa menentukan kita bisa bahagia atau tidak adalah kita sendiri, karena kebahagiaan adalah relatif untuk setiap orang.
Orang yang kaya pasti bahagia ? gak juga... Orang yang tampan dan punya istri cantik pasti bahagia? banyak yang cerai padahal mereka rupawan... Orang yang punya jabatan tinggi punya akses dan pengaruh pasti merasa jaya? banyak orang stres dan gak bisa tidur bahkan gila. So apa yang kita cari dalam hidup memang tidak akan selalu sama untuk setiap orang... jalannya selalu berbeda.. ada yang lurus ada pula yang harus zigzag untuk menjalaninya... tapi apakah orang yang jalannya lurus pasti berhasil... belum tentu ada yang malah gak punya semangat juang karena terbiasa enak dan akhirnya mandeg sebelum sampai tujuan... So apakah selalu menderita dan merasa kalah selalu menyakitkan? Ya :) kalau kita hanya merasakan sakitnya... tapi bersamaan dengan rasa sakitnya... Allah memberikan kita proses belajar luar biasa yang tidak didapatkan oleh orang lain, kita yang terpilih untuk merasakan pembelajaran seumur hidup itu... dan itu perjuangan kita yang akan menentukan masa depan kita di akhirat...
Jadi menyerah-kah kita? jangan sampai... Allah akan melihat untuk setiap detil hidup kita, setiap helaan nafas kita, setiap langkah kita, setiap kata, setiap frame yang terekam mata kita, setiap gerak jari tangan dan kaki kita bahkan setiap bisikan hati kita... takutlah kepada murka Allah, berharap akan ridho-Nya... tidakkah itu cukup ?
Gak tahu kenapa, minggu ini jadi melankolis banget
banyak banget kejadian...
Ahad kemaren, ada dua orang teman yang menikah. Si bungsu di keluarga kecilku dan seorang teman lagi. Buat Hal yang sholehah.. gak usah minta kangguru lagi ya he he. Buat seorang teman lagi... akhirnya kau menemukannya... jalannya panjang ya... whatever itulah takdir terbaik yang digariskan Allah untuk kalian berdua... Barakallah.
Sepanjang minggu ini dari senin ampe jum'at, kelas Gem Cheong sangat lambat. Astri jadi susah mau belajar. Gem juga kesal luar biasa... tadinya rencananya course di kelasnya mau dipadatkan jadi 6 minggu, jadi work placement-nya lebih lama dan bisa pulang lebih cepat, tapi sepertinya gak mungkin lagi...
Mulai ahad kemaren, kami pindah ke homestay baru... Agak jauh dikit, maksudnya kalau agak sore pulangnya gak ketemu bis, mesti jalan kaki 20 menit. Rencananya buat persiapan yang akan datang... duh ternyata latihan sabarnya belum selesai juga :) kalau kata Pak Sri, ini baru tahap II he he...
Hhhh.... sesudah kesulitan akan datang kemudahan :)
Pekan ini bapak astri masuk rumah sakit... :) keep smile, pelajarannya belum selesai
Mungkin bisa dihitung ama jari jumlah orang yang astri bisa ngobrol sepanjang pekan ini... seeepppiii banget... lonely...
Mungkin ini sebabnya kita selalu butuh orang lain ya... meskipun hanya untuk sekedar ditanya...
Apa kabar Astri?
:)
langitnya kadang cerah...
kadang berawan...
lihat saja sisi baiknya... :)
cincinnya muat di jari tangan kanan...
Tadi malam sempat baca-baca buku yang dikasih adek-adek (makasih ya bukunya), ada bagian yang sangat mudah diucapkan tapi sulit sekali dilaksanakan, astri ambil cuplikannya ya...
Pada dasarnya manusia diciptakan dalam keadaan berkeluh kesah, tidak sabar dalam menghadapi musibah (QS. Al ma'arij : 19), hingga terlontar keluhan dari lisannya. Sikap ini akan mendapatkan hal-hal berikut :
Tidak bisa jernih dalam menghadapi suasana, sebab hati tergoncang dan tidak tenang
Muncul masalah lain yang berdampak dari kekeliruan dalam memutuskan persoalan
Menyeret seseorang ke dalam kemusyikan jika imannya lemah
Mendapat peringatan keras dari Allah..
Jika sesorang mendapat ujian, berupa masalah atau bencana, ada tiga kemungkinan
- sebagai ujian atas prestasi iman (QS. Al Ankabut : 2-3)
- sebagai sarana untuk mengukur takaran iman (QS. Al Ankabut : 2-3)
- sebagai azab atas kemaksiatan dan kekufuran...
Faghfirlanaa Ya Allah.... ampuni kami jika lalai dengan ketentuanmu... hamba lemah ini hanya setitik debu di hadapanMu... long life university... ijinkan aku mengikuti secercah cahaya-Mu dengan ridho-Mu...
(Terimakasih... kalian ada, saudaraku karena Alloh, yang tak boleh ku sakiti, yang tak boleh ku dengki, yang tak boleh ku benci, yang tak boleh ku harapkan keburukan untukmu, yang tak boleh ku buka aibmu. Karena engkau adalah saudaraku karena Alloh, maka kau adalah aku. Deritamu menjadi deritaku, sakitmu menjadi sakitku, tangismu menjadi tangisku, bahagiamu menjadi bahagiaku, hingga nyawamu adalah nyawaku. Bila engkau salah, maka akan ku luruskan. Bila engkau khilaf, maka akan ku ingatkan. Maafkan aku saudaraku... Jika engkau memaafkanku, maka Alloh juga akan memaafkanku. Jika engkau tidak memaafkanku, maka Alloh juga tidak akan memaafkanku. Na'udzubillah min dzalik.......... - thanks )